STRATEGI KONTEN DIGITAL DALAM EDUKASI KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT : TELAAH LITERATUR PADA KONTEKS LAYANAN SIAGA 112

Penulis

  • Khoirunnisa Fajriatul Aini Institut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor
  • Ifsya Zakyi Nadjira Institut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor
  • Yoselin Alvidya Institut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor
  • Siti Mahmudah Noorhayati Institut Agama Islam Nasional Laa Roiba Bogor

Kata Kunci:

Kata kunci: Kreativitas Digital; Komunikasi Darurat; SIAGA 112; Edukasi Masyarakat

Abstrak

Kesadaran masyarakat terhadap sistem layanan darurat di Indonesia masih relatif rendah, meskipun layanan SIAGA 112 telah diterapkan secara nasional. Di era komunikasi digital, strategi konten yang kreatif sangat penting untuk menyampaikan informasi darurat kepada masyarakat secara efektif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis strategi kreativitas digital dalam konten SIAGA 112 sebagai sarana untuk meningkatkan kesiapsiagaan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif dengan analisis konten. Data dikumpulkan melalui dokumentasi dan pengamatan terhadap konten digital yang disebarluaskan melalui platform media sosial dan saluran daring resmi yang terkait dengan SIAGA 112. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan pesan yang ringkas, visual yang informatif, dan struktur narasi yang sederhana dapat meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap prosedur darurat. Analisis tersebut juga menunjukkan bahwa format konten yang dominan digunakan dalam komunikasi digital SIAGA 112 meliputi infograQis, video pendek, slogan visual, dan penceritaan sederhana. InfograQis terutama digunakan untuk menyajikan prosedur darurat langkah demi langkah secara jelas dan terstruktur, sementara video pendek menyajikan simulasi praktis dari situasi darurat. Slogan visual dirancang untuk menyampaikan pesan yang cepat dan mudah diingat, sedangkan penceritaan sederhana digunakan untuk membuat informasi lebih mudah dipahami dan lebih relevan bagi masyarakat. Namun, keefektifan konten tersebut dibatasi oleh konsistensi yang terbatas dan interaksi yang kurang memadai dengan audiens. Studi ini menyimpulkan bahwa kreativitas digital dapat dirumuskan sebagai model pengembangan konten komunikasi darurat berbasis digital. Model ini menekankan bahwa konten yang efektif harus dikembangkan secara sistematis, konsisten, dan berorientasi pada kebutuhan informasi masyarakat.

Referensi

Adam, A. F., dkk. (2023). Sosialisasi dan pelatihan peningkatan partisipasi politik dan kebijakan publik. Abdimasku: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(1), 165–172.

Adri, R. F. (2020). Pengaruh pre-test terhadap tingkat pemahaman mahasiswa program studi ilmu politik pada mata kuliah ilmu alamiah dasar. Menara Ilmu: Jurnal Penelitian Dan Kajian Ilmiah, 14(1).

Ardhana, V. Y. P., Mulyodiputro, M. D., & Hidayati, L. (2023). Optimalisasi digital marketing bagi Generasi Z dalam pengembangan pemasaran berbasis teknologi. Jurnal Pengabdian Literasi Digital Indonesia, 2(2), 144–159. https://doi.org/10.57119/abdimas.v2i2.75

Battocchio, A. F., Wells, C., Vraga, E., Thorson, K., Edgerly, S., & Bode, L. (2023). Gen Z’s civic engagement: News use, politics, and cultural engagement. Dalam Handbook of Digital Politics (hlm. 168–195). Edward Elgar Publishing. https://doi.org/10.4337/9781800377585.00020

Castells, M. (2015). The rise of the network society: The information age: Economy, society, and culture (Vol. I, Edisi ke-2). Blackwell Publishers.

Chambers, R. (1995). Rural development: Putting the last first. Longman.

Databoks. (2023). Penetrasi smartphone di Indonesia 2018–2023. Katadata.

Deandra Rafiq Daffa, Arthuro, D., Fernanda, J. A., & Pratama, M. B. W. (2024). Gen-Z: Eksplorasi identitas budaya dan tantangan sosial dalam era digital. Jurnal Insan Pendidikan Dan Sosial Humaniora, 2(2), 169–183. https://doi.org/10.59581/jipsoshum-widyakarya.v2i2.3112

Dunn, W. N. (2017). Pengantar analisis kebijakan publik. Gadjah Mada University Press.

Fadhil, M. S., Supiyandi, & Harahap, R. R. (2025). Penerapan metode pose to pose dalam pengembangan animasi 3D untuk promosi UMKM. Jurnal Komputer Teknologi Informasi Sistem Informasi (JUKTISI), 4(2), 398–408. https://doi.org/10.62712/juktisi.v4i2.431

Firdaus, M., Siregar, H., Wahyudin, A., Hambali, Y. A., & Rasim. (2025). Perancangan website servis laptop dan komputer sebagai wujud penerapan technopreneurship mahasiswa. Jurnal Komputer Teknologi Informasi Sistem Informasi (JUKTISI), 4(2), 556–565. https://doi.org/10.62712/juktisi.v4i2.453

Francisca, M., Ambarwati, L., & Starki, D. (2018). Memahami arti kreativitas. TarFomedia, 1(1), 22–28.

Gustiana, Z., E, A. H., & Firah, A. (2024). Peningkatan pemasaran UMKM dengan teknologi cloud dan digital marketing. Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat (JURIBMAS), 3(1), 276–284. https://doi.org/10.62712/juribmas.v3i1.241

Hadinata, E., Irwan, D., Elhanafi, A. M., & Handoko, D. (2025). Pelatihan strategi marketing pemanfaatan content creator pada bisnis food and beverage. Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat (JURIBMAS), 4(1), 137–148. https://doi.org/10.62712/juribmas.v4i1.460

Hati, F. S. (2023). Evaluasi skor pre-test dan post-test peserta pelatihan pelayanan kontrasepsi. Jurnal Edutrained: Jurnal Pendidikan Dan Pelatihan, 7(1), 67–78. https://doi.org/10.37730/edutrained.v7i1.220

Hermawan, D. (2018). Content creator dalam kacamata industri kreatif: Peran personal branding dalam media sosial.

Hidayat, D., Tjandra, E. U., & Herawati, N. (2023). Gen Z digital leadership through social media. Widyakala Journal, 10(2), 62. https://doi.org/10.36262/widyakala.v10i2.779

Hoda, J. A. (2023). Creativity. Dalam The art of investigation revisited (hlm. 71–82). CRC Press. https://doi.org/10.4324/9781003252283-8

Ismail, D. H., & Nugroho, J. (2022). Kompetensi kerja Gen Z di era revolusi industri 4.0 dan society 5.0. Jurnal Ilmiah Ilmu Pendidikan, 5(4), 1300–1307. https://doi.org/10.54371/jiip.v5i4.566

Jenkins, H. (2006). Convergence culture: Where old and new media collide. NYU Press.

Md Alui, S. E. A., Khan, M. P., Shafei @ Safri, N. A., & Mohd Nordin, N. (2022). Audio visual digital preservation strategies. Environment-Behaviour Proceedings Journal, 7(SI10), 47–51. https://doi.org/10.21834/ebpj.v7iSI10.4100

Nasrullah, R. (2017). Media sosial: Perspektif komunikasi, budaya, dan sosioteknologi. Simbiosa Rekatama Media.

Novitasari, A. T. (2022). Kontribusi UMKM terhadap pertumbuhan ekonomi era digitalisasi. Journal of Applied Business and Economic, 9(2), 184. https://doi.org/10.30998/jabe.v9i2.13703

Nurussofiah, F. F., Karimah, U., Khodijah, S., & Hidayah, U. (2022). Penerapan media sosial sebagai media pemasaran online. Development: Journal of Community Engagement, 1(2), 92–108. https://doi.org/10.46773/djce.v1i2.329

Prayoga, J., & Hasugian, B. S. (2025). Pelatihan desain grafis untuk pemberdayaan pemuda di era digital. Jurnal Pengabdian Masyarakat Berdampak, 1(2), 73–80.

Putra, T. R., Wahyuni, R. T., Meilani, N., Anjani, M., & Sari, D. K. (2024). Partisipasi politik Gen Z. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan Dan Politik, 2(1), 61–68. https://doi.org/10.61476/bpkxy103

Qurniawati, R. S., & Nurohman, Y. A. (2017). eWOM pada Generasi Z di sosial media.

Rasulong, I., Salam, R., Yusuf, M., & Abdullah, I. (2024). Implikasi kepribadian Gen Z bagi daya saing organisasi. Liquidity: Jurnal Ilmu Manajemen Dan Bisnis, 2(2), 13–20.

Rismayanti, R., Marlina, L., Putra, E., & Khairunnisa, K. (2025). Pelatihan desain kemasan produk berbasis digital printing. Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat (JURIBMAS), 4(2), 363–369.

Setyawan, R. D., Hijran, M., & Rozi, R. (2023). Implementasi digital citizenship untuk kalangan Gen Z. Jurnal Dimensi Pendidikan Dan Pembelajaran, 11(2), 270–279. https://doi.org/10.24269/dpp.v11i2.6867

Siagian, F., Nuraini, I., Rahmaini, W., Nuraini, A., Lubis, I., & Dongoran, I. M. (2025). Edukasi kesehatan reproduksi melalui penyuluhan menopause. Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat (JURIBMAS), 4(1), 219–226. https://doi.org/10.62712/juribmas.v4i1.477

Suharto, E. (2020). Pembangunan masyarakat desa: Teori dan praktik. Prenada Media.

Sundari, S., Supiyandi, S., Rizki, C. A., Asih, M. S., & Khairuniza, N. (2025). Pemberdayaan Gen Z melalui pelatihan desain produk berbasis digital printing. Jurnal Hasil Pengabdian Masyarakat (JURIBMAS), 4(2), 354–362.

Suparmanto, N., Fitrihana, N., & Brilianti, G. P. (2025). Analisis pemenuhan TKDN produk pada industri kreatif. Manajemen IKM, 20(1), 45–54. https://doi.org/10.29244/mikm.20.1.45-54

Susanto, B. F., Muchlis, Maulana, R., Fauzan, M., & Widyawati. (2024). Strategi pemasaran produk UMKM berbasis digital. Jurnal Analisis Manajemen, 10(1), 1–11. https://doi.org/10.32520/jam.v10i1.3584

Wahyuningsih, S., & Satriani, D. (2019). Pendekatan ekonomi kreatif terhadap pertumbuhan ekonomi. Iqtishaduna: Jurnal Ilmiah Ekonomi Kita, 8(2), 195–205.

Widiati, E., MY, A. S., & Santoso, F. (2024). Peningkatan kemampuan pemasaran digital melalui optimasi Instagram bisnis. Jurnal Industri Kreatif Dan Kewirausahaan, 7(2), 181–190. https://doi.org/10.36441/kewirausahaan.v7i2.2250

Widjajanti, K. (2011). Model pemberdayaan masyarakat. Jurnal Ekonomi Pembangunan, 12(1), 15–27.

Unduhan

Diterbitkan

2026-04-11

Cara Mengutip

Nadjira, ifsyazakyi, Zakyi Nadjira, I., Alvidya, Y., & Mahmudah Noorhayati , S. (2026). STRATEGI KONTEN DIGITAL DALAM EDUKASI KESIAPSIAGAAN MASYARAKAT : TELAAH LITERATUR PADA KONTEKS LAYANAN SIAGA 112. Ta’lif : Jurnal Pendidikan Dan Agama Islam, 2(1), 64–84. Diambil dari https://purpendijournal.com/index.php/talif/article/view/90