PRIORITAS KURBAN DAN NAZAR DALAM PERSPEKTIF FIQH AL-AWLAWIYAT: ANALISIS HUKUM ISLAM

Penulis

  • Sodikin Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, Indonesia
  • Siti Lailatun Ni’amah Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, Indonesia
  • Widia Wati Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, Indonesia
  • Muhammad Rizky Alfarel Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, Indonesia
  • Lia Warohma Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, Indonesia
  • Alihan Satra Universitas Islam Negeri Raden Fatah Palembang, Indonesia

Kata Kunci:

Fiqh al-Awlawiyat, Kurban, Nazar, Hukum Islam, Literasi Hukum Islam

Abstrak

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis prioritas antara pelaksanaan kurban dan pemenuhan nazar dalam perspektif fiqh al-awlawiyat sebagai bagian dari analisis hukum Islam. Penelitian ini menggunakan metode kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif-analitis. Data dikumpulkan melalui teknik dokumentasi terhadap sumber-sumber primer dan sekunder, meliputi Al-Qur’an, hadis, kitab-kitab fikih, buku, serta artikel ilmiah yang membahas hukum kurban, nazar, dan konsep fiqh al-awlawiyat. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, klasifikasi data berdasarkan tema kajian, interpretasi terhadap pendapat para ulama, serta penarikan kesimpulan secara sistematis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam perspektif hukum Islam, pemenuhan nazar yang telah sah dan bersifat wajib lebih diprioritaskan dibandingkan pelaksanaan kurban yang pada umumnya berstatus sunah muakkadah. Prinsip fiqh al-awlawiyat menegaskan bahwa kewajiban harus didahulukan daripada amalan sunnah ketika keduanya tidak dapat dilaksanakan secara bersamaan. Temuan ini menunjukkan bahwa konsep prioritas hukum memiliki peran penting dalam memberikan pemahaman yang proporsional mengenai hierarki hukum Islam dan pengambilan keputusan dalam pelaksanaan ibadah. Penelitian ini juga menemukan bahwa konsep fiqh al-awlawiyat dapat digunakan sebagai pendekatan pedagogis dalam penguatan literasi hukum Islam peserta didik melalui pengembangan kemampuan memahami dalil, menganalisis argumentasi hukum, serta menentukan prioritas dalam praktik keagamaan. Dengan demikian, konsep fiqh al-awlawiyat antara kurban dan nazar tidak hanya relevan dalam kajian hukum Islam, tetapi juga berkontribusi terhadap pengembangan pembelajaran yang mendorong sikap kritis, bertanggung jawab, dan bijaksana dalam memahami ajaran Islam.

Referensi

Adib, M. (2019). Usul Fikih Nu: Elemen Metodologis Mazhab Fikih Nu. MAQASHID Jurnal Hukum Islam, 2(2), 42–57. https://doi.org/10.35897/maqashid.v2i2.366

Al-Qaradawi, Y. (1995). Fiqh al-Awlawiyyat: Dirasah Jadidah fi Dhau’ al-Qur’an wa al-Sunnah. Maktabah Wahbah.

Al-Shatibi, A. I. I. (2004). Al-Muwafaqat fi Usul al-Shari‘ah. Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah.

Al-Suyuti, J. (1998). Al-Ashbah wa al-Naza’ir. Dar al-Kutub al-‘Ilmiyyah.

Al-Zuhayli, W. (1985a). Al-Fiqh al-Islami wa Adillatuh. Dar al-Fikr.

Al-Zuhayli, W. (1985b). Usul al-Fiqh al-Islami. Dar al-Fikr.

Ali Gufran. (2011). tuntutan berkurban dan penyembelihan hewan. AMZAH.

Amzah, Akbar, R., Rosana, M., & Firmansyah, Y. (2023). Tinjauan Hukum Islam Terhadap Praktik Al-Qard Pada Pelaksanaan Arisan Kurban Di Dusun Sajingan Kecil Desa Semanga Kecamatan SEJANGKUNG. Lunggi: Journal Literasi Unggulan, 1(2), 153.

Astarina, N., Novira, N., & A., N. A. (2026). Hukum Memakan Daging Kurban Nazar bagi Pekurban (Studi Komparatif antara Mazhab Maliki dan Mazhab Syafii). AL-FIKRAH:Jurnal Kajian Islam, 3(1), 73. https://doi.org/10.36701/fikrah.v3i1.2576

Athambawa, M. (2026). Negotiating Worship Priorities : A Fiqh al-Awlawiyyat Analysis of Al- Azhar Fatwa on Qurban and Aqīqah within Contemporary Economic. PAREWA SARAQ : Journal of Islamic Law and Fatwa Review, 5(1), 33–48. https://doi.org/10.64016/parewasaraq.v5i1.70

Basyir, D. (2024). The Practice of Qurban: Integrating Economic, Social, and Environmental Dimensions. El-Sunan: Journal of Hadith and Religious Studies, 2(2), 156–165. https://doi.org/10.22373/el-sunan.v2i2.5950

BAZNAS, P. K. S. B. P. (2024). Outlook Kurban Indonesia 2024.

Gustiono, A. S. Z. G. (2020). Prioritas Aqiqah dan Kurban. Muqaranah, 4 No. 2, 15–30.

Ismail. (2025). FIQIH KONTENPORER (Ismail, Ed.). PT. Inpdesia Delapan Kreasi Nusa.

Jumria, & Bakry, M. M. (2020). FIKIH NAZAR MENURUT MAZHAB SYAFI’I DAN MAZHAB MALIKI (Studi Kasus Pelepasan Nazar di Desa Balang Lompoa Kabupaten Jeneponto). Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbandingan Mahzab, 1(3), 354–367.

Kementerian Agama RI. (2014). Mushaf Al-Qur’an Tajwid dan Terjemah. Abyan.

Lasan. (2024). Fiqih Qurban Suatu Pendekatan Hukum dan Kebijakan ( telaah teoritik dan praktik ). CV. Adanu Abimata.

Lismawati, Maulina, I. E. (2025). Menimbang Skala Prioritas dalam Kaidah Fikih: AntaraDaruratdanKebutuhan. Cendekia Pendidikan Islam Dan Hukum Syariah, 02(02).

Ma’rifat, R. A. (2024). TINJAUAN HUKUM EKONOMI ISLAM TERHADAP PROBLEMATIKA HEWAN KURBAN. Yurisprudentia: Jurnal Hukum Ekonomi, 2(1), 306–312.

Mohammad Ikhwandi, Sumardi Efendi, Edy Saputra, D. (2025). FIQIH QURBAN.

Mufid, M. (2019). KAIDAH FIQIH EKONOMI DAN KEUANGAN KONTETPORER.

Muhammad Ikhwanuddin,sumardi Efendi, dkk. (2025). fiqih qurban. PT. Pena Cendikia Pustaka.

Muiz, A. H., Nashirudin, M., & Wibowo, H. S. (2023). Inovasi dan Penerapan Strategi Dalam Meningkatkan Efektivitas Program Tabungan Kurban Berbasis Masjid. Masjiduna : Junal Ilmiah Stidki Ar-Rahmah, 5(2), 32–40. https://doi.org/10.52833/masjiduna.v5i2.128

Nani Astranina, Nuairini Novira, N. A. (2026). Hukum Memakan Daging Kurban Nazar bagi Pekurban (Studi Komparatif antara Mazhab Maliki dan Mazhab Syafii). Jurnal Kajian Islam, 03(01).

Nasution, R. S. (2024). Maqashid al-Shariah sebagai Solusi atas Problematika Kontemporer Ibadah Kurban. Al-Tasyree: Jurnal Bisnis, Keuangan Dan Ekonomi Syariah, 16(02), 160–170. https://doi.org/10.59833/3pa2ga19

Putra, Y. H. (2018). Tinjauan Hukum Islam Terhadap Pola Bagi Hasil (Mudarabah) Pada Bump (Studi Kasus Di Pondok Pesantren Al-Luqmaniyyah Umbulharjo Yogyakarta). Al-Mazaahib: Jurnal Perbandingan Hukum, 5(2), 345–358. https://doi.org/10.14421/al-mazaahib.v5i2.1425

Rosmita, R., Zulfiah Sam, Isra ‘Aini, & Nasaruddin, N. (2023). Arisan Kurban dalam Perspektif Hukum Islam. AL-KHIYAR: Jurnal Bidang Muamalah Dan Ekonomi Islam, 3(1), 70. https://doi.org/10.36701/al-khiyar.v3i1.908

Sari, M., & Asmendri, A. (2020). Penelitian Kepustakaan (Library Research) dalam Penelitian Pendidikan IPA. Natural Science, 6(1), 41–53. https://doi.org/10.15548/nsc.v6i1.1555

Sugiyono. (2016). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif dan R&D. PT Alfabet.

Wahbah Az-Zuhaili. (2011). Al-Fiqh al-Islami wa Adillatuhu. Dar al-Fikr.

Wathani, S. (1970). Tradisi Berpikir dalam Usul Fikih (Memetakan Porsi, Posisi dan Proporsi Akal Sebagai Nalar Berpikir dalam Hukum Islam). In Al-Manahij: Jurnal Kajian Hukum Islam (Vol. 9, Number 2, pp. 207–222). https://doi.org/10.24090/mnh.v9i2.491

Widyani, S., A, M. A. M., & Basir, M. R. (2025). Local Cultural Acculturation in the Practice of Nazar in Bulukumba Regency : A Study of the Angnganro Tradition from an Islamic Law Perspective. Jurnal Ilmiah Mahasiswa Perbandingan Mahzab, 06(3), 580–595. https://doi.org/10.24252/shautuna.v6i3.60463

Yulianto, R. (2016). Eksistensi Kurban dalam Prespektif Islam. Al-Hikmah: Jurnal Studi Agama-Agama, 2(2), 11.

Unduhan

Diterbitkan

2026-06-23

Cara Mengutip

Sodikin, Ni’amah, S. L., Wati, W., Alfarel, M. R., Warohma, L., & Satra, A. (2026). PRIORITAS KURBAN DAN NAZAR DALAM PERSPEKTIF FIQH AL-AWLAWIYAT: ANALISIS HUKUM ISLAM. Ta’lif : Jurnal Pendidikan Dan Agama Islam, 2(02), 181–193. Diambil dari https://purpendijournal.com/index.php/talif/article/view/109